Korban Ayam Masak Habang di Aluh Aluh Jadi 100 Orang Update Keracunan Massal di Aluh-Aluh, Empat Ambulans Diperbantukan Temuan Bayi di Semak-Semak Bikin Geger Warga Palangka Raya

Home Video

Senin, 24 Februari 2020 - 21:24 WITA

Lenggak-lenggok Siswi MAN 1 Tapin di Ujian Seni Budaya Pukau Pengunjung Siring Rantau

admin - apahabar

apahabar.com, RANTAU – Lengkap dengan busana khas, pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tapin menampilkan pertunjukkan tari kreasi di kawasan wisata Siring Rantau, Minggu (23/2). Mereka berlenggak-lenggok penuh penghayatan.

Sesekali rona mata melirik seirama dengan gerakan. Wajah yang ayu berbalut meka-up, nampak memesona dengan mahkota melingkar berlapis jilbab.

Terik matahari di pagi itu, seakan tak menghalangi mereka. Sekali pun berbalut busana seragam bercorak warna khas Banjar. Dominan warna kuning dikombinasikan merah dan hitam.

Ada sejumlah kelompok tari yang terdiri dari 5-7 siswi. Mereka coba mengaplikasikan apa yang suda dipelajari selama ini di sekolah.

Sebetulnya, tak hanya seni tari yang siswa MAN 1 Tapin tunjukkan. Ada pula, penampilan kesenian khas Tapin, Bapandung. Tak hanya itu, seni teater juga menarik sejumlah pengunjung kawasan taman wisata Siring Rantau.

Baca juga :  Kecelakaan Horor di Lingkar Utara, Pria Misterius Tewas dengan Kepala Pecah

Bukan untuk kali pertama pertunjukan seperti ini dilakukan pelajar MAN 1 Tapin. Sebelumnya pelajar kelas 3 juga. Dan yang terakhir ini, pelajar kelas XII Mipa 2.

“Pertunjukan ini sebagai tugas akhir dari mata pelajaran seni budaya,” ujar Ketua Pelaksana M Rifki Ramadhana kepada apahabar.com.

Ada pun tari yang ditunjukkan mulai dari tari Nusantara, Menyawat, Manuk Dadali, Yamko Rambe. Sedangkan untuk teater, ada Saantum Kisah Mancari Hujung dan Hujungan Lucung.

Rifki mengungkapkan mereka dibebaskan untuk menggarap sendiri apa yang ingin ditampilkan. Dengan begitu, kata Rifki, membuat mereka merasa bebas berekspresi.

Warga Tapin yang sedang olahraga dan menikmati akhir pekan sontak ramai menyaksikan pertunjukan yang digelar.

Ketua Gelas Budaya Tapin, Benny Ashadi yang diundang untuk mengisi acara itu memperkenalkan kesenian asli daerah Tapin “Bapandung” yang tak banyak diketahui kalangan muda bahkan masyarakat umum.

Baca juga :  Korban Ayam Masak Habang di Aluh Aluh Jadi 100 Orang

“Bapandung ini adalah seni asli Kabupaten Tapin yang lahir dari kesenian Bamanda, yang diperankan oleh kerakter Khadam seorang pelayan raja untuk menghibur Raja. Itu singkatnya,” ujar Benny

“Kami sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh MAN 1 Tapin. Harapan kami ini akan tetap berlanjut, dan menciptakan anak anak muda yang mencintai seni budaya khususnya daerah Tapin umumnya Indonesia,” tambah Benny.

Guru Seni Budaya MAN 1 Tapin, Widya Cahayani juga sangat mengharapkan ke depan siswa-siswinya dapat mencintai, mengembangkan kesenian daerah dan juga melestarikannya.

“Alhamdulillah antusias semangat para murid sangat keren. Saya sangat bangga. Kami harapkan para murid mampu untuk menjadi pelaku pelaku seni di Tapin selanjutnya,” ujar Widya jebolan Sendratasik ULM ini.

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Berita ini 12 kali dibaca

Baca Juga

Live Streaming

Korban Ayam Masak Habang di Aluh Aluh Jadi 100 Orang

Video

Kecelakaan Horor di Lingkar Utara, Pria Misterius Tewas dengan Kepala Pecah

Video

Tolak Omnibus Law, Demo Mahasiswa di DPRD Kalsel Diwarnai Adu Mulut

Video

Diskusi di MAN 1 Tapin, Peran Pramuka untuk Masa Depan

Video

ID 0:04 / 2:09 21 Orang Terjaring Razia THM Banjarmasin, 3 Positif Narkoba

Video

Dua Ledakan Hebat Memecah Kesunyian, 8 Rumah di Pekapuran Jadi Abu

Video

Nahas, Seekor Bekantan di Banjarmasin Tewas Tersengat Listrik

Video

Nekad Jual Sabu ke Polisi, Ini Akibatnya