Korban Ayam Masak Habang di Aluh Aluh Jadi 100 Orang Update Keracunan Massal di Aluh-Aluh, Empat Ambulans Diperbantukan Temuan Bayi di Semak-Semak Bikin Geger Warga Palangka Raya

Home Kalsel

Kamis, 13 Februari 2020 - 19:31 WITA

Rentan Maksiat, Ketua Dewan Kota Ancam Tutup Hotel yang Sering Dirazia

aji - apahabar

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya. Foto- istimewa

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya. Foto- istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya prihatin terhadap kondisi pergaulan remaja sekarang. Ia menyikapi perihal sering kalinya remaja kepergok oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di kamar hotel saat razia.

“Saya sedih, di kota yang terkenal relegius dan agamis masih ditemukan hal itu,” ujarnya saat diwawancarai wartawan, Kamis (13/2) di gedung DPRD Banjarmasin.

Baca Juga: Gubernur Kalsel Absen, Anggota Dewan Protes

Satpol PP ataupun kepolisian memang sering menggelar razia ke hotel. Dari sana pihak berwajib sering kali mendapati pasangan di luar nikah serta anak di bawah umur berpasangan menginap di hotel, sampai kasus narkotika masih saja kedapatan dalam hotel.

Baca juga :  Masih Ada Pertanda Hujan di Kalimantan Selatan

Atas fenomena tersebut, Harry Wijaya merasa perlu diambil sikap tegas menanggulangi perbuatan maksiat seperti itu.

Oleh karena itu, Ketua DPC PAN Banjarmasin ini dalam waktu dekat akan menggelar audensi bersama pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat.

Hal ini dilakukan agar PHRI ikut bersikap terhadap hotel yang membiarkan anak di bawah umur menjadi tamu. “Tolong PHRI ini harus disikapi dan ada teguran bagi hotel yang kedapatan razia,” cetusnya.

Jika arahan dari PHRI yang independen masih belum bisa mengantisipasi, maka Hary mengancam pihaknya bersama instansi terkait akan mengambil sikap tegas dengan menutup hotel tersebut.

Baca juga :  Banjir Rendam Kalsel, Tabalong Paling Parah

“Jika teguran sudah tak digubris, tidak menutup kemungkinan hotel tersebut akan ditutup,” tegasnya.

Hary menilai positif, razia rutin Satpol PP Banjarmasin, karena sifatnya sudah melakukan penanganan dan penanggulangan anak bawah umur masuk hotel. “Sebab, anak bawah umur ngamar di hotel jelas menyalahi aturan, kecuali didampingi keluarga atau orangtuanya,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, dia pun akan meminta list hotel mana yang biasa kedapatan razia, terutama yang ‘menghalalkan’ praktek prostitusi tersembunyi.

Baca Juga: Blangko Membeludak, Calo e-KTP Mengintai di Banjarmasin !

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Berita ini 5 kali dibaca

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puncak HPN 2020; Hasnur Group Berharap Pers Lebih Profesional
apahabar.com

Kalsel

50 Persen Dana BOS Untuk Honorer Tak Efektif di Batola
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Penipuan Simpan Pinjam di Anjir Muara; Pelaku Kelabui Pemilik Ruko
apahabar.com

Kalsel

Dahsyatnya Banjir di Tanbu, Ribuan Jiwa dan Lahan Pertanian Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Setelah 3 Hari, Kakek Bardin Ditemukan Lemas di Hutan
apahabar.com

Kalsel

Sukses Perangi Sampah Plastik, IGES Jadikan Banjarmasin Percontohan
apahabar.com

Kalsel

Terjebak Dalam Rumah, Wanita Tua di Barito Utara Tewas Terbakar
apahabar.com

Kalsel

M Nuh: Media Harus Jadi Pendingin dan Penghangat Situasi Politik